Tampilkan postingan dengan label flu babi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label flu babi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Juni 2009

DEMAM

8

Terkadang beberapa temanku yang mempunyai anak kecil sering tergagap dan menelponku karena anaknya yang biasanya berumur di bawah 5 tahun demam. Sebagai seorang Ibu yang mempunyai 2 anak laki-laki dan mantan guru playgroup, maka mungkin oleh teman-temanku aku dianggap mempunyai pengetahuan dan pengalaman tentang penyakit anak.. Walah!! Tapi dengansenang hati bila aku bisa, aku akan membantu mereka. Salah satu hal yang paling sering ditanyakan adalah tentang DEMAM. Gejala yang juga merupakan salah satu gejala sakit flu baik flu biasa, flu burung atau flu babi, ini terkadang menyebabkan teman-teman panik ria. Di blog ini, saya akan share pengetahuan saya tentang demam dan apa yang ditanyakn oleh teman-teman.


Kapan dikatakan demam?

-Dikatakan demam jika suhu tubuh si kecil naik di atas 37 derajat C

-


Kapan dibawa ke dokter?

- Demam disertai diare yang menetap atau muntah berulang

- Dehidrasi adalah kehilangan cairan dan elektrolit dalam tubuh yang biasanya ditandai dengan tidak keluar air mata saat menangis, mulut kering dan berat badan turun 5-10 persen.

Usia anak Suhu
<3>3 bulan – 3 tahun

Suhu tubuh >38’C

Suhu tubuh >39’C

Suhu rectal : Hasil pengukuran suhu yang diperoleh dengan cara memasukkan thermometer sedalam 2-3 cm ke dalam dubur, bokong dijepit agar tertutup dan thermometer dibiarkan selama 3 menit. Cara ini sebaiknya dilakukan pada anak umur <>

Pengukuran Suhu tubuh diukur menggunakan thermometer dan dilakukan pada tiga bagian tubuh (mulut, ketiak, dubur)


Apa penyebab demam?

Demam umumnya disebabkan oleh infeksi (bakteri maupun virus) atau paparan panas yang berlebihan.


- Agar si kecil tetap nyaman

- Kompres dengan washlap yang terlah dibasahi dengan air hangat

- Kenakan baju yang tidak terlalu ketat dan bahannya tidak terlalu tebal supaya panas tubuh mudah ‘lepas’.

- Pastikan bahwa suhu kamar tidurnya tepat, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

- Banyak minum cairan.

- Cukup

istirahat.


DEMAM : MITOS DAN FAKTA


MITOS

FAKTA

Demam adalah penyakit

Demam adalah gejala

Demam tidak baik untuk si kecil

Demam baik untuk si kecil karena membantu tubuh melawan infeksi

Suhu tubuh merupakan petunjuk penting

Keadaan si kecil merupakan petunjuk yang lebih penting (tampak lesu,sesak)

Puasakan si kecil ketika demam

Si kecil membutuhkan energi untuk melawan infeksi, maka beri makanan yang cukup.

Pakaian hangat akan mengurangi demam

Pakaian hangat meningkatkan suhu tubuh.



Senin, 22 Juni 2009

Tips-tips untuk AMAN dari FLU

Sebagai seorang istri dari seorang yang bertugas dalam Pencegahan Bencana termasuk penyakit menular, maka aku sering mendapatkan brosur peringatan tentang Pandemi Wabah. Dalam hal ini, kita sekarang sering kali mendengar hangar-bingar tentang wabah FLU. baik Flu biasa, Burung maupun Babi.. (Wah...)

Nah ini adalah langkah-langkah untuk melindungi diri dari resiko terkena flu. Mungkin tidak semua efektif, tapi tetap sangat perlu dilakukan.



AMAN dari FLU

PESAN PEMERINTAH : AMBIL TINDAKAN

TEPAT

TENANG – PAHAMI – TANGGAP


Langkah-Langkah Melindungi Diri Dari Resiko Penularan Flu H1N1-2009


  1. Anda harus mencari informasi tentang semua jenis influenza (flu atau pilek). pastikan Anda selalu mencari informasi tentang wabah influenza, baik yang bersifat musiman atau yang mematikan dan sebarkan informasi tersebut kepada anggota keluarga serta orang-orang terdekat Anda.


2.
Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun
s sangat penting untuk mencegah penularan influenza serta banyak penyakit menular lainnya. Cucilah tangan dengan seksama, hingga sela-sela dan kalau perlu hingga siku. Lap dengan tissue kering.
Sesudah cuci tangan, hati-hati juga dengan penutup krannya, karena disitulah tadi tangan Anda yg berisi kuman memegang. Tutuplah dengan menggunakan tissue sehingga tangan Anda tidak langsung memegang tap tersebut.



3. Anda harus praktekkan etiket batuk dan bersin:
tutup hidung dan mulut saat bersin dengan tissue atau lengan dalam Anda. hindari meludah ditempat-tempat umum; gunakan masker atau penutup hidung lainnya; dan buanglah tissue kotor penyeka hidung Anda di tempat sampah atau cucilah saputangan Anda hingga bersih, kalau perlu dengan pemutih atau detergen anti kuman.


4. Nilai dan amati kondisi yang berisiko menularkan flu
: Jaga jarak dari pasien influenza paling tidak satu meter. Tinggallah di rumah dan beristirahatlah apabila menderita flu. Hindari perjalanan ke luar rumah serta hindari perkumpulan orang banyak. Segera periksakan diri ke dokter jika flu bertambah buruk.



Pandemi influenza ialah wabah raya, situasi saat wabah flu berjangkit pada waktu bersamaan dimana-mana di dunia dan belum ditemukan obatnya.



Senin, 27 April 2009

Flu babi alias Swine Flu



Flu babi disebabkan oleh Swine Influenza Virus (SIV) yang ditemukan di Meksiko telah menarik perhatian dunia, khususnya World Health Organization (WHO). Dari data terakhir yang diterima, telah ditemukan delapan kasus di Negara Bagian Texas dan California, Amerika Serikat, dan seluruhnya telah dinyatakan Flu Babi, tapi kedelapannya berhasil disembuhkan. Sedangkan di Meksiko, tercatat ada 878 kasus dengan angka kematian mencapai 60 kasus. Flu jenis baru ini telah memakan korban lebih dari 60 nyawa di Meksiko, dari 60 kematian, 20 kematian telah dikonfirmasi adalah Flu babi, sisanya, masih dalam pemeriksaan. Sekolah - sekolah diliburkan dan acara-acara publik dibatalkan gara-gara menyebarnya flu ini. Sejauh ini diperkirakan 1.000 orang telah terjangkit. Pejabat kesehatan global memang belum menyiarkan terjadinya pandemi. Meski begitu, mereka mulai meningkatkan kewaspadaan. Flu ini disebut-sebut merupakan kombinasi antara flu manusia, flu burung, dan flu babi.
Virus ini menyebar dengan sangat cepat. Sejak kasus pertama ditemukan pada Maret lalu, sudah ada temuan kasus yang menular dari manusia ke manusia.
Virus flu babi terdiri dari H1N1, H1N2, H3N1, H3N2. dan yang ditemukan di Amerika dan Mexico adalah H1N1, Flu Babi yang muncul saat ini adalah virus tipe A H1N1. Pemerintah pun menutup museum, perpustakaan, dan gedung teater di penjuru ibu kota Meksiko, Mexico City, serta sejumlah negara bagian, selama satu sehari. Departemen Kesehatan Meksiko menyatakan virus berjenis H1N1 memiliki sejumlah gejala, antara lain demam di atas 39 derajat Celsius, sakit kepala, pegal linu, dan iritasi mata. Pemerintah Meksiko saat ini mewajibkan warganya menggunakan masker penutup hidung sebagai antisipasi penyebaran virus. Sejumlah petugas diturunkan ke jalan untuk membagikan masker tersebut. Warga juga tak dianjurkan berobat ke rumah sakit karena dikhawatirkan rentan terinfeksi. Bahkan, kontak fisik seperti berjabat tangan dan mencium pipi pun dilarang. Di bandar udara setempat, penumpang datang dan pergi diberi brosur berisi peringatan Meksiko tengah dalam bahaya epidemi flu babi. Sampai saat ini belum ada vaksin yang spesifik mampu melindungi tubuh manusia dari flu tersebut.

Dalam mengantisipasi kemungkinan terburuk, WHO telah melakukan pertemuan darurat agar flu babi tidak mewabah ke seantero penjuru dunia. Karena flu babi punya potensi pandemi. Pejabat kesehatan global memang belum menyiarkan terjadinya pandemi. Meski begitu, mereka mulai meningkatkan kewaspadaan. Flu ini disebut-sebut merupakan kombinasi antara flu manusia, flu burung, dan flu babi. Organisasi kesehatan PBB World Health Organization (WHO) memperingatkan flu babi yang menjangkiti Meksiko bisa menyebar ke seluruh dunia. Korban dari virus flu jenis baru ini terus bertambah. Dirjen WHO “Margaret Chan” mengatakan bahwa penyakit tersebut merupakan 'ancaman bagi kesehatan publik yang harus mendapat perhatian internasional.' Artinya, ada risiko penyakit tersebut akan menyebar lintas negara ke seluruh dunia.
Di Indonesia, flu babi belum ada laporannya telah masuk ke Indonesia dan flu ini juga belum pernah ditemukan di Indonesia. Meski demikian Indonesia harus tetap waspada.

II. TENTANG FLU BABI
Kasus kematian akibat flu babi menggemparkan dunia. Apa sebenarnya pemicu virus yang dikenal juga dengan nama Schwein Influenza Virus (SIV) tersebut?
"Pemicunya hampir mirip dengan flu burung. Berasal dari binatang yang demam, batuk dan depresi. virus ini berbeda dengan tipe flu burung. Jika flu burung bertipe H5N1, maka flu babi H1N1. H1N1 mirip dengan flu biasa yang dialami manusia. Ada tiga langkah untuk memastikan apakah seseorang terjangkit Flu Babi atau tidak, yakni VCR, instalasi virus, dan peningkatan antibodi.
Virus H1N1 penyebab Flu Babi dapat menular antar manusia.
"H5N1 tidak sama dengan H1N1, sangat berbeda. Virus ini berdekatan dengan virus flu biasa tipe A. Para ahli masih belum memahami virus H1N1 yang merupakan 'koalisi' antara flu manusia, flu babi, dan flu burung ini. Perkembangan virus ini terjadi dengan cepat. Selama beberapa tahun ini WHO memang telah memperingatkan kemungkinan munculnya virus flu baru yang berpotensi menjadi pandemi dan membunuh jutaan manusia.
Menurut US Center for Disease Control and Prevention, flu ini merupakan campuran dari flu manusia, flu babi, dan flu burung. Dari hasil pengujian diketahui virus tersebut serupa dengan flu babi jenis baru, disebut H1N1, yang berjangkit di Kalifornia dan Texas. Flu babi memang kadang-kadang menjangkiti manusia, tetapi sangat jarang menular ke sesama manusia. Virus berjenis H1N1 memiliki sejumlah gejala – gejala antara lain demam di atas 39 derajat Celsius, sakit kepala, pegal linu, dan iritasi mata.
Menurut ahli penyakit flu burung Dr Michael Osterholm dari University of Minnesota. Mungkin sudah terlambat untuk mencegah masalah ini meluas, flu burung saja dengan cepat menyebar ke seluruh dunia. Jika ini adalah pertanda awal dari sebuah penyakit menular, maka virus ini akan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia. Di Mexico City saja, ratusan ribu wisatawan datang dan pergi setiap hari. Tidak ada vaksin yang secara khusus bisa melindungi manusia terhadap flu babi ini. Belum pula diketahui berapa banyak dosis vaksin flu biasa bisa melindungi manusia dari risiko kematian.



III. UPAYA KESIAPSIAGAAN
Departemen Kesehatan (Depkes) melalui Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) ”Prof Tjandra Yoga Aditama” telah berkoordinasi dengan WHO untuk memantau perkembangan dan saat ini telah bersikap waspada untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Depkes juga telah melakukan berbagai upaya-upaya antisipasi antara lain sbb :
a. Mengumpulkan data dan kajian ilmiah tentang penyakit tersebut dari berbagai sumber.
b. Mempersiapkan kemungkinan pemeriksaan laboratorium untuk flu babi.
c. Membuat surat edaran tentang Kewaspadaan Dini kepada Dinas Kesehatan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di seluruh Indonesia.
d. Menyelenggarakan rapat koordinasi dengan mengumpulkan seluruh KKP se-Indonesia untuk meningkatkan alertness (kewaspadaan), yang kebetulan sedang kumpul di Makassar guna mengikuti simulasi pandemi flu burung di Makassar.
e. Meningkatkan kewaspadaan terhadap lalu lintas orang.
melalui penyiapan alat Thermal Scanner di tujuh pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan besar di Indonesia.
Apabila terjadi hal yang terburuk,misalnya terjadi Pandemi, seperti yang terjadi pada tahun 1968. Saat itu flu 'Hong Kong' menewaskan sekitar 1 juta orang di seluruh dunia. Pemerintah dapat berencana memberlakukan larangan masuk bagi warga kedua negara tersebut/travel ban. Larangan masuk akan diberlakukan jika sudah ada kesepakatan antar negara, termasuk menunggu hasil rekomendasi dari World Health Organization (WHO). Para ilmuwan telah lama mengkhawatirkan bahwa virus flu ini menjadi pandemi yang mematikan di seluruh dunia. Sebuah virus baru dapat berkembang secara berbeda ketika menjangkiti babi, orang, atau burung. Perkembangbiakan virus ini dapat menyebar dengan cepat.


BERITA BARU tentang FLU BABI: Betulkah itu buatan manusia agar Tamiflu laku?