Senin, 18 Mei 2009

Jalan Jalan di TANGERANG (1) : Alam Sutera Family Park

Dear all,

Alam Sutera Family Park


TANGERANG tempat yang disebut dulu sebagai Jakarta Coret karena tempatnya nggak jauh-jauh amat dari Jakarta, bisa menjadi tujuan berlibur kalau kita liburan. karena selain jaraknya yang tidak jauh dari Jakarta, kawasan ini juga berkembang pesat dengan munculnya berbagai dan beragam tempat rekreasi yang menyenangkan dan cocok buat tempat berlibur, terutama buat anak-anak. Di Alam Sutera Family Park, Serpong, Tangerang, misalnya. Kalau kita menginginkan suasana outdoor ( bukannya indoor seperti jalan-jalan ke mall melulu), maka kita bisa ke wahana ini.

Dibangun di luas area seluas lebih kurang 4,2 hektar, lokasi untuk Taman Keluarga ini diresmikan kalau tidak alah pada hari Ibu, 22 Desember 2002.

Kalau untuk anak-anak di sana bisa ketemu KIDZ Playground. Nggak terlalu istimewa, sich menurutku. Anak-anak main mobil-mobilan dengan menggunakan koin. Atau juga Choo choo Train, di mana anak-anak bisa naik kereta api mini.

Kalau main air, ada kolam renang yang untuk balita ,bawah lima tahun, ( Tapi jangan lupa ditemani lho) di Wading Pool. Ada air mancur kecil dan enaknya juga ada yang terbuat dari karet, jadi agak mental-mentul. Rasanya cukup aman buat anak-anak kita yang balita. Tapi asal dijaga agar anak-anak yang lagi gatel giginya atau suka bereksperimen (namanya juga anak-anak) : Jangan sampai menggigit karetnya. Still, kita kan nggak tau bahayanya, poisonous/beracun atau tidak.

Ada juga Kolam Arusnya. Hmmm, sambil merem pun bisa sampai di tempat semula, ;).


Kalau suka golf, maklum ini kan lokasinya di Alam Sutera, di mana penghuninya adalah yang berpenghasilan menengah ke atas ;), maka ada Putt Putt Golf. Juga kalau mau sport bisa di Patriot Paintball Sport. Ini untuk yang suka main perang-perangan, dengan menggunakan alat-alat khusus dan paintball alias peluru cat. Seperti bermain perang layaknya, kita juga musti pandai siasat kalau nggak mau jadi team yang kalah. Ada 3 lapangan dari hutan dan perbukitan. Cukup seru buat yang suka tantangan.

Nah, kalau yang ingin outbound, ada area yang disebut Kampung Maen. Maen ape aje terserah,mpok! hehehe. Tergila-gila dengan Flying Fox. Main deh di sana. :)




Lapar? Haus? Bisa makan nasi or steak dan minum es jus jeruk setelah seharian bermain dan bergembira. Duuuh, segarnya.




3 komentar:

  1. Prihatin atas Kriminalisasi Pasien oleh RS Omni International Alam Sutera.

    Terus terang kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kriminalisasi pasien yang dilakukan oleh Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera. Apapun alasan kriminalisasi terhadap pasien tersebut, entah itu (terutama) melalui jalur pencemaran nama baik atau pun alasan lainnya, dipastikan akan menjadi bumerang yang sangat buruk bagi rumah sakit tersebut.

    Seperti diketahui, Prita Mulyasari (32) warga Villa Melati Residence Serpong, Tangerang Selatan yang memiliki anak masing-masing 3 tahun dan 1 tahun 3 bulan mengeluh atas pelayanan Rumah Sakit Omni International Alam Sutera (dikelola oleh PT Sarana Mediatama International).

    Keluhan Prita sebenarnya adalah pengalaman pribadinya sendiri ketika berobat di rumah sakit internasional tersebut. Namun karena merasa dipingpong dan tidak mendapat jawaban yang memuaskan soal penyakitnya, Prita kemudian mengirimkan email kepada sahabatnya, yang kemudian menyebar luas di berbagai mailing list.

    Pihak rumah sakit rupanya marah dan mengadukan masalah ini kepada pihak yang berwajib. Akibatnya Prita yang masih menyusui anaknya itu dijebloskan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Tangerang, sejak pertengahan Mei 2009.

    Pertanyannya, pantaskan rumah sakit mengadukan pasiennya, padahal dia mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dari pasien ? Bukanlah jika keluhan kecil dari Prita jika ditanggapi secara professional, tidak akan menimbulkan keluhan yang lebih besar ? Bukankah respon yang dilakukan oleh pihak RS Omni Internasional bisa merusak citra rumah sakit secara keseluruhan ?

    Kami salut dan memberikan penghargaan yang baik terhadap Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) dan Dewan Pers yang mengangap bahwa penanganan RS Omni International Alam Sutera terhadap keluhan Prita terlalu berlebihan. Mudah-mudahan, kasus yang buruk seperti ini hanya yang pertama dan yang terakhir yang dilakukan oleh rumah sakit.

    Pada kesempatan yan baik ini kami menghimbau agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari untuk turun tangan menangani persoalan rakyat ini. Bahkan jika perlu, para aktifis konsumen, aktifis perempuan dan anak, serta lembaga bantuan hukum untuk rakyat segera melakukan koordinasi dan komunike bersama untuk menuntaskan persoalan ini secara lebih adil dan lebih beradab.


    Barata Nagaria
    Koordinator
    Solidaritas Anti Kriminalisasi Pasien Indonesia (SAKPI)
    http://anti-kriminal.blogspot.com
    email : barata.nagaria@yahoo.co.id

    BalasHapus
  2. Terimakasih sudah mampir di blog saya, walaupun mungkin korelasi antara tanggapan dan komentar Bapak (Bukan Ibu, kan?) Barata Nagaria mungkin agak melenceng. Walaupun memang sama2 di Alam Sutera, tapi Alam Sutera Family Park JELAS JELAS BUKANLAH RS.OMNI INTERNASIONAL! Walau demikian,saya persilakan melihat artikel saya tentang Prita Mulyasari : Korban Malpraktek yang menjadi Korban UU. Demikian sikap saya. Dan juga saya pun termasuk member dari beberapa cause dan group yang mendukung agar Prita dibebaskan. Semoga kebenaran yang hakiki dapat ditegakkan. Amien. Salam Kenal kembali..

    BalasHapus
  3. tiket masuknya berapa nih? tiket terusan atau tiket per permainan?
    thanks infonya

    BalasHapus